Persiapan seadanya, niat coba-coba dan tidak berharap untuk berhasil lulus didanai, akhirnya dalam waktu yang kurang dari seminggu akhirnya proposal pun jadi. Sekitar bulan Oktober 2011 proposal PKM ini pun diajukan ke DIKTI bersama dengan sekitar 500 proposal lainnya dari UI. Proposal yang kami ajukan merupakan jasa penyediaan hosting dan domain yang diberi nama UBIHoster. Kata UBI merupakan singkatan dari Ukhuwah BIsnis, diambil dari nama salah satu departemen di FUKI (Forum Ukhuwah dan Kajian Islam) yaitu Departemen Ukhuwah.
Sekitar pertengahan Januari, daftar proposal PKM yang didanai diumumkan. Ada 96 proposal dari UI yang berhasil didanai. Untuk FASILKOM terdapat 12 proposal (kalo ga salah :D) dan salah satunya adalah UBIHoster dengan dana kedua terbanyak (8jt). Gak nyangka sekaligus senang juga. Proposal yang cuma dibikin beberapa hari dan yakin tidak akan diterima ternyata didanai oleh DIKTI. Dengan hasil ini berarti kami harus mulai menjalankan usaha ini.
Permasalahan mulai bermunculan ketika memulai menjalankan UBIHoster. Salah satu anggota sudah diwisuda karena sudah angkatan atas dan lulus 3.5 tahun. Perbedaan angkatan, jurusan dan kesibukan membuat sudah mengatur waktu untuk melakukan koordinasi. Hasilnya komitmen para anggota pun mulai goyah sehingga ada anggota yang mengundurkan diri. Alhasil pelaksanaan PKM tidak berjalan sebagaimana yang diajukan di proposal.
Dengan waktu 4 bulan sebelum Monev (monitoring dan evaluasi) dari DIKTI, tidak dapat dimaksimalkan dengan baik. Selain itu, pendanaan baru turun pada bulan ketiga sehingga harus ditalangi dulu. Pada tanggal 14 Mei kemarin akhirnya menjadi saat dimana UBIHoster melakukan presentasi di depan pe-monev dari DIKTI. Dapat dibayangkan, dengan pelaksanaan yang tidak maksimal dan target profit yang hanya 50% tercapai apakah mungkin bagi UBIHoster untuk bersaing dengan tim lain yang kebanyakan sudah 90% terlaksana. Tahun lalu hanya 1 tim dari UI yang berhasil masuk PIMNAS.
Tahun ini ?
Kita tunggu saja...
#ketika pengajuan proposal tidak berharap lolos malah lolos, apakah PIMNAS ini berarti tidak lolos karena terbersit sedikit harapan untuk untuk lolos?